Rekomendasi Makanan Tinggi Asam Folat yang Buat Janin Sehat & Cerdas

 

Setiap ibu pastinya ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya, bahkan sejak ia berada di dalam kandungan. Masa kehamilan tak hanya berdampak pada ibu, tetapi juga menjadi kunci dalam menentukan kualitas hidup anak di masa depan, karena perkembangan sejak dalam kandungan sangat memengaruhi tumbuh kembangnya. Selama kehamilan, kebutuhan nutrisi ibu meningkat secara signifikan karena tubuh mengalami berbagai perubahan, termasuk pertumbuhan jaringan seperti lemak, volume darah, rahim, kelenjar susu, cairan ketuban, dan plasenta. Asupan nutrisi yang cukup sangat penting untuk mendukung perkembangan janin sekaligus menyesuaikan perubahan fisik yang terjadi pada ibu. Jika kebutuhan ini tidak terpenuhi, risiko malnutrisi dapat muncul, yang tak hanya melemahkan kondisi ibu, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan dan pertumbuhan janin. 

Salah satu nutrisi terpenting yang harus dipenuhi oleh ibu hamil adalah asam folat. Tak hanya dari suplemen, asam folat ternyata juga bisa diperoleh secara alami dari berbagai makanan yang ibu konsumsi setiap hari. Simak lebih lanjut mengenai asam folat hingga berbagai rekomendasi makanan tinggi asam folat melalui artikel ini!

Apa Sebenarnya Asam Folat Itu dan Mengapa Penting untuk Ibu Hamil?

Asam folat merupakan bentuk sintetis dari folat, vitamin B yang berperan penting dalam proses regenerasi sel dalam tubuh. Nutrisi ini mendukung pembentukan berbagai jenis sel baru, termasuk sel darah, otak, kulit, rambut, dan kuku. Tanpa asam folat, proses pertumbuhan dan perkembangan sel tidak akan berjalan optimal, khususnya di awal masa kehamilan, asupan asam folat sangat krusial. Zat ini berperan dalam pembentukan tabung saraf janin, struktur awal yang akan berkembang menjadi otak dan tulang belakang. 
Asam folat juga telah terbukti mampu mencegah cacat tabung saraf (neural tube defects/NTDs), yaitu kelainan serius pada perkembangan otak dan tulang belakang janin, seperti anensefali dan spina bifida. Masalah ini biasanya muncul pada minggu-minggu awal kehamilan, bahkan sebelum seorang ibu mengetahui bahwa ia sedang mengandung. Fakta menariknya, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), walaupun kita belum merencanakan kehamilan, mencukupi kebutuhan asam folat sebesar 400 mcg per hari tetap penting karena tubuh memerlukan asam folat untuk membentuk sel-sel baru. Tidak ada salahnya untuk memulai kebiasaan sehat hari ini dengan mengonsumsi 400 mcg asam folat setiap hari.

Manfaat Asam Folat untuk Ibu Hamil dan Si Janin?

Asam folat terbukti dapat mencegah sejumlah kondisi serius berikut:

  • Spina bifida: kelainan bawaan karena perkembangan tulang belakang atau saraf tulang belakang yang tidak sempurna. Anak dengan kondisi ini dapat mengalami kelumpuhan, cacat permanen, dan memerlukan banyak operasi.
  • Anensefali: gangguan perkembangan otak yang parah. Sebagian besar bayi dengan kondisi ini tidak dapat bertahan hidup lama.
  • Bibir sumbing pada bayi.
  • Kelahiran prematur.
  • Berat badan yang rendah pada bayi ketika lahir.
  • Keguguran.
  • Pertumbuhan janin yang buruk dalam kandungan.

Selain bermanfaat untuk janin, asam folat juga memiliki berbagai manfaat kesehatan lain bagi wanita. Konsumsi asam folat secara rutin dapat menurunkan risiko preeklamsia, penyakit jantung, stroke, beberapa jenis kanker, hingga Alzheimer. Bahkan, menurut artikel yang dipublikasikan oleh Atlanta Obstetrics & Gynecology Associates (AOG) dengan judul “The Benefits Of Taking Folic Acid Before And During Pregnancy”, mengonsumsi asam folat setidaknya satu tahun sebelum kehamilan dapat mengurangi risiko kelahiran prematur hingga lebih dari 50%.

Rekomendasi Jenis Makanan yang Mengandung Tinggi Asam Folat

Selain makanan yang telah disebutkan, sumber asam folat lainnya bisa ditemukan dalam biji-bijian utuh serta produk yang difortifikasi (menambahkan nutrisi), seperti susu formula dan makanan bayi. Perlu diingat, kebutuhan asam folat setiap bayi bisa berbeda tergantung usia dan kondisi kesehatannya. Untuk memastikan asupan yang tepat, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi terpercaya.

Rutin Konsumsi Asam Folat ya!  

Asam folat merupakan nutrisi penting yang berperan besar dalam mendukung tumbuh kembang janin sejak awal kehamilan, terutama dalam pembentukan otak dan sistem saraf. Asupan asam folat yang cukup terbukti mampu mencegah berbagai risiko serius, seperti cacat tabung saraf, kelahiran prematur, hingga keguguran.

Ibu hamil tidak hanya bisa mendapatkan asam folat dari suplemen, tetapi juga dari makanan sehari-hari seperti sayuran hijau, buah-buahan, kacang-kacangan, dan sumber hewani. Karena kebutuhan nutrisi setiap ibu bisa berbeda, sangat dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi guna memastikan asupan asam folat yang tepat demi kehamilan yang sehat dan perkembangan optimal bagi sang buah hati.

Referensi:

https://www.cdc.gov/folic-acid/about/index.html

https://www.atlobgyn.com/blog/the-benefits-of-taking-folic-acid-before-and-during-pregnancy

https://www.who.int/tools/elena/interventions/daily-iron-pregnancy

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.