Ayah Tunggal, Bagaimana Mempersiapkan Diri?

 

Menjadi Ayah tunggal sama beban dan sama rasa dengan yang dialami menjadi Ibu tunggal, keduanya tidaklah mudah dilalui dan dihadapi. Apakah menjadi Ayah tunggal karena perceraian ataupun perpisahan keduanya tidak mudah untuk dilewati. Namun demikian faktanya perpisahan ini terjadi dan menimpa sebagian dari kita tanpa pernah dipersiapkan. Tentu saja rasanya kaget, tidak terima, sakit hati dan lain sebagainya hingga berdampak pada Si Kecil. Sebelum makin terlambat, merasa tidak mampu, merasa frustasi, kita akan membahas bagaimana menjadi Ayah tunggal yang terbaik, apa yang semestinya menjadi prioritas untuk diselesaikan satu persatu.

Rasa kehilangan karena ditinggal istri, atau rasa sakit hati karena perceraian. Keduanya membuat luka di hati yang begitu dalam dan seringkali sulit untuk diatasi segera. Jika Ayah merasakan perasaan ini, maka yang perlu dilakukan adalah pertama-tama menyembuhlan pelan-pelan rasa tidak nyaman tersebut. Emosi yang baik akan memberikan dampak baik pula pada pengasuhan untuk Si Kecil. Ingat, ya, Ayah, saat ini Ayah seorang diri mendidik dan membesarkan anak, Si Kecil hanya melihat sosok Ayah sebagai panutannya, baik buruk perangai Ayah itulah yang akan diikuti dan diteladani Si Kecil. Jika rasa sesak dan sakit akibat perpisahan masih menggelayuti, carilah jalan mengurangi perasaan tersebut. Lakukan hobi positif, bercerita pada orang yang dipercaya, lakukan meditasi, self healing, olah raga dan lain sebagainya. Jangan sampai Si Kecil ikut menanggung perasaan tidak nyaman yang Ayah miliki dan rasakan. Lepaskan sakit dan tidak nyaman itu pelan-pelan, ya.

Adaptasi terhadap peran tunggal mungkin mengagetkan, tapi tidak perlu khawatir karena rasa kaget itu wajar. Biasanya berbagi peran kini semua dilakoni sendiri. Biasanya hanya bekerja kali ini mesti detil mengurus kebutuhan Si Kecil. Nasihat terbaik untuk seorang Ayah yang menjadi ayah tunggal adalah lekas mencari tahu mengenai informasi tumbuh kembangnya perkembangan anak yang selama ini mungkin terlewati, dan berkomitmen lah agar berhasil menyesuaikan diri menjadi Ayah tunggal. Jangan sungkan mencari teman sepenanggungan yang bisa berbagi kisah dan cerita, karena dipertemukan dengan orang lain yang memiliki nasib yang sama justru akan saling menguatkan.

Beban dua orang kini dipikul sendiri, catatlah yang dirasa perlu dicatat. Daripada melupakan hal-hal penting akan kebutuhan anak, maka mulailah mengorganisasikan sesuatu dengan lebih baik dan sistematis, ya, Ayah. Ayah perlu membiasakan diri mulai dari belanja, rencana makan, makanan apa yang disukai anak, jadwal rapat dengan pihak sekolah, merapikan tugas sekolah dan lain sebagainya. Jika menggunakan asisten, mempersiapkan asisten juga perlu waktu dan monitoring terhadap pengasuh. Belum lagi Ayah tetap perlu menjaga rumah agar selalu aman untuk anak-anak, dari barang-barang yang digunakan di rumah, lokasi rumah, kini semua menjadi tanggung jawab Ayah. Wow, ada banyak pengorganisasian yang harus dilakukan sebagai Ayah baru. Demi Si Kecil, Ayah pasti bisa melakukan itu semua.

Perpisahan tidak hanya berat untuk Ayah namun juga untuk Si Kecil. Perpisahan akibat kematian memberikan tugas bagi Ayah untuk memberikan pemahaman pada Si Kecil mengenai kehidupan dan kehilangan dengan cara yang sederhana seperti, “Bunda sudah ada di tempat yang lebih baik, Nak. Yuk kita doakan..” Jika perpisahan terjadi karena perceraian maka Ayah dan Bunda tentu dituntut untuk tetap menjalin hubungan baik meskipun banyak permasalahan yang belum tuntas. Meski Ayah dan Bunda tidak dapat menjadi sepasang suami istri lagi, tetaplah bekerjasama menjadi orang tua yang baik untuk Si Kecil. Baik buruknya perceraian bagi anak tergantung bagaimana orang tua dapat mengkomunikasikan dan memberikan perilaku yang positif meskipun sudah berpisah.

Sumber :

Medium.com. The best advice on being a single father youll ever receive. https://medium.com/@laura_68973/the-best-advice-on-being-a-single-father-youll-ever-receive-2abf51e8eb02 (3 November 2021)

Verywellfamily.com. Adjust to life as a single father. https://www.verywellfamily.com/adjust-to-life-as-a-single-father-1270849 (3 November 2021)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.